Sidoarjo, 4 Juli 2025 – Kegiatan “Peaceful Muharram: Lebaran Yatim dan Difabel 2025” diselenggarakan sebagai refleksi spiritual dan sosial dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 H, khususnya semangat 10 Muharram yang penuh makna kepedulian.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, bekerja sama dengan Yayasan Tabungan Amal Saleh (Tamasa), BAZNAS, LAZ, dan LKSPWU.
Acara berlangsung pada Jumat, 4 Juli 2025, mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai. Bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo.

Tujuan dari kegiatan ini adalah menumbuhkan rasa peduli terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas melalui pengoptimalan dana zakat, infak, sedekah, dan kegiatan sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL).

Melalui kolaborasi antar lembaga pemerintah dan lembaga zakat, kegiatan ini diwujudkan dalam bentuk santunan, pembinaan, serta pemberdayaan kepada yatim dan difabel sebagai bagian dari gerakan kepedulian nasional di momentum Muharram. (iwah)
“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini.”
Lalu beliau (Rasulullah ﷺ) mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah, serta merenggangkan keduanya.
(HR. Bukhari no. 5304)
Makna:
Orang yang menyantuni anak yatim akan mendapatkan kedudukan istimewa di surga, sangat dekat dengan Nabi Muhammad ﷺ.
Muliakan anak Yatim dengan berdonasi beasiswa yatim dan dhuafa